​Judul Penelitian

Memilih jodoh itu hampir mirip-mirip memilih judul penelitian atau domain masalah.
Kita tidak hanya bertumpu pada 1 sisi cara pandang, misalkan hanya bertumpu pada cara pandang obyektif saja. Pencarian jodoh/judul penelitian didasari subyektifitas lalu didukung data yang obyektif, valid dan reliabel.

Kenapa aku memilihmu itu adalah semata obyektifitasku akan interpretasi dari tiap inci keanggunan yang menempel padamu yang sempat terlihat sepintas dalam 1 detik observasiku. Lalu logika sientifika-ku menuntunku memperkuat data yang ada.

Aku mencoba meyakinkan dirimu adalah mamalia vertebrata, berjenis kelamin yang berbeda, mengkonsumsi makanan yang serupa. Kucoba melakukan triangulasi sumber, temanku menyatakan eksistensimu ada, demikian pula temanmu menyatakan tentang ke-eksistensianmu pun tak jauh berbeda.

voila

Tersusunlah LBM penelitian. Tersusunlah rasa simpatiku padamu secara ilmiah, logis dan terencana.

———-
Adib R

Advertisements

Reward & Punishment

R&P baik sadar atau tidak pasti sering kita temukan. Baik itu berbentuk hukum formal (aturan organisasi) maupun hukum nonformal (budaya, norma, etika dll).

R&P ini memiliki dampak yang signifikan bagi kinerja dan hubungan interpersonal, karena R&P ini secara tidak langsung berkaitan dengan hierarki kebutuhan seperti dalam teori Abraham Maslow, baik pada tingkatan physiological needs, love and belonging needs maupun self actualization.

Pada physiological needs (kebutuhan fisik/materi), R&P dapat berbentuk insentif, bonus dan lain sebagainya yabg dapat dinominalkan. Sehingga ketika seseorang mendapat reward, maka physiological needs-nya mengalami pemenuhan, sebaliknya jika seseorang mendapat punishment, maka alat pemenuh kebutuhannya menjadi berkurang.

Read More »

Filsafat Penelitian

Berhari-hari sejak saya mulai memikirkan judul skripsi/ penelitian, bahkan jauh sebelum itu, saya sudah memikirkan terlebih dahulu mengapa, apa, dan bagaimana mengenai seluk beluk penelitian, seperti misalnya:
1. Mengapa harus meneliti?2. Mengapa harus menggunakan metodologi kualitatif/kualitatif?
3. Apa perbedaan kualitatif dengan kuantitatif?43. Mengapa harus melakukan triangulasi sumber?
4. Apa fungsi dimensi/indikator?
6. Apa beda konsep, pilar, dan indikator?
7. dll dll dllRead More »

Kebutuhan Pada Sosok Termarjinal

​Pernah coba anda perhatikan tukang koran di pagi hari menawarkan barang dagangannya? Atau pernah anda mencoba memperhatikan petugas kebersihan tengah mengambil sampah dan memasukkannya ke dalam gerobak/ mobil kebersihan? Atau petugas kebersihan yang lembur malam dan berkutat dengan sisa-sisa produksi manusia?

Tapi saya menduga kalau anda memperhatikan. Baiklah anggap saja ini sebagai reminder, atau juga bagi mereka yang tak memperhatikan.
Read More »

2 Macam Vertebrata Dengan Memory Luarbiasa

​Mungkin ada benarnya apa yang dikatakan Mr. Holmes, bahwa kecerdasan membutuhkan audiens untuk memamerkan kecerdasannya. (Sherlock Holmes: Study in Pink).  Atau minimal untuk berbagi pengetahuannya.

Percaya atau tidak, kadang kita merasa kelebihan muatan informasi atau lebih tepatnya kita belum mampu menampung porsi informasi yang banyak, sehingga jika tidak menyimpannya dengan baik maka akan mudah hilang. Salah satu cara untuk menyimpan informasi tersebut adalah dengan membaginya ke lain memory atau dapat kita sebut saving in eksternal memory.

Read More »