Karena Normal itu Penting

Bagaimana jika data tidak normal?

  1. Cari data ekstrim/outlier (data outlier adalah total jawaban dari responden tertentu yang keluar dari keumuman data. Data outlier adalah kasus yang anomali, bukan berlaku pada mayoritas, sehingga tindak lanjutnya bisa dilakukan treatment dengan penelitian kualitatif secara lebih mendalam).
  2. Keluarkan data outlier dari proses uji normalitas

Berikut langkah-langkah menormalisasi data:

  1. Mencari data outlier. Analyze-Descriptive Statistics-Descriptive. Masukkan variabel yang ada, kemudian berikan centang pada save standardized as values variables.norm6
  2. Lihat pada data view spss. Untuk data dibawah 80 responden, maka patokan z-values adalah -2.5 s.d. 2.5, sehingga data yang di luar range itu dinyatakan ekstrim, untuk data dengan responden diatas 80 maka z-values ialah -3 s.d. 3.norm7
  3. Pada data tersebut (IWE & KSB, responden=104), data di luar range z-values ialah responden nomor 55 (-5.47411) dan 70 (-4.73981). Sehingga kedua data tersebut harus dikeluarkan, caranya ialah menekan pada nomor responden (sehingga terblok kuning) kemudian tekan tombol Delete pada keyboard (hapus responden dari nomor paling besar ke kecil, yaitu nomor 70 dulu kemudian 55)
  4. Lakukan uji normalitas ulang. Voila… data anda sudah menjadi normal.
  5. Masih belum normal? Mungkin perlu untuk ditransform. Akan dibahas di artikel lain.

 

Penyusun
Adib R

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s