7 Langkah Menyelesaikan Skripsi

7 Semester sudah kamu lalui sebagai mahasiswa strata 1, mulai dari mata kuliah ringan sampai kuliah kerja nyata sudah rampung dijalani. Semester penentuan datang sebagai ujian pamungkas kalau kamu memang pantas menyandang gelar sarjana: SKRIPSI. Mau enggak mau, mahasiswa kece atau mahasiswa biasa, yang modis atau rapi semua harus ngerjain kerjaan satu ini.

Ngerjain skripsi bisa gampang, bisa juga susah. Gampang kalau tau tips-tips dan strateginya, susah kalau cuma kamu pikirin dan tidak dituang ke aksi nyata. Oke, berikut tips nyelesaiin skripsi ala-ala mahasiswa males (anyway, gue selesai dalam 1 semester kurang).

  1. Lurusin niat
    Ini yang paling utama, asas atau worldview kamu terhadap skripsi. Jangan jadikan skripsi hanya sebagai penggugur kewajiban kuliah, it will stays no longger, dude. Jadikan skripsi sebagai wujud ibadah dan syukur kamu atas nikmat dari Allah ﷻ. Masih banyak loh anak bangsa yang tidak bisa kuliah, ada juga yang harus berhenti di tengah jalan kehabisan biaya. Masak sih kamu sia-sia in nikmat ini? Skripsi kalau diniatkan karena Allah ﷻ, insyaAllah nilai kebermanfaatannya akan awet.
  2. Cari masalah, jangan cari judul
    Salah satu dosen pembimbing pernah mengatakan,”Yang dicari itu masalah, bukan judul”. Ada benarnya juga sob, karena penelitian itu bertujuan mencari jawaban atas masalah, kalau tidak ada masalah (in which, this is impossible) ya tidak perlu ada penelitian. Dari masalah itulah kemudian akan dicari jawabannya dengan disiplin ilmu apa (sesuai program studi). Masalah dapat dicari dari pengamatan langsung, melalui buku-buku, melalui karya ilmiah, melalui skripsi, tesis, disertasi atau jurnal dalam negeri dan internasional.
  3. Cari hot topic penelitian
    Kalau tips ke dua tadi terlalu berat masuk ke kepala, cobain cara ini: cari hot topik penelitian dari majalah atau google trends dengan kata kunci yang ada di program studimu. Google trends jadi alat yang powerfull untuk kamu yang males.
  4. Cari referensi pendukung, minimal 3 jurnal pokok.
    Sebisa mungkin gunakan jurnal internasional. Minimalkan penggunaan buku sebagai rujukan utama, itu kuno. Salah satu dosen pernah berkata “Kualitas skripsimu dilihat dari referensinya, semakin banyak jurnal, dan semakin minimal buku teks maka semakin baik.” Wajar dong ya, apalagi di zaman milenial ini yang saban hari internet jadi konsumsi wajib, masak nyari jurnal nggak bisa? Kan gak lucu sob.
  5. Cari skripsi pendahulu sebagai panduan penulisan, ingat! Jangan plagiat.
    Skripsi terdahulu, apalagi dengan metode penelitian atau tema yang mirip akan mempermudah pengerjaan, terutama yang berkaitan dengan teknis penulisan. Hampir setiap fakultas atau jurusan memiliki keunikan (atau keanehan) dalam teknis penulisan karya ilmiah tugas akhir. Terkadang memakai footnote atau bodynote yang tidak ada di software sitasi. Ingat, skripsi pendahulu fungsinya sebagai panduan dan inspirasi, bukan sumber copas tanpa sitasi alias plagiat!
  6. Kalau bisa milih dosen pembimbing, pilih yang beda gender dan dosen killer.
    Percaya atau enggak, beda gender antara mahasiswa dengan dosen pembimbing skripsi usually memudahkan komunikasi, lancarnya komunikasi tentu jadi faktor penting selesainya skripsi. Atau tips lainnya kalau kamu kuat mental, minta bimbingan dosen killer. Dosen killer itu perhatian banget sama mahasiswanya, dia nge-kill rasa malasmu, nge-kill kebodohanmu. #gokilllllll
  7. Sering-sering diskusi atau ngobrol ringan seputar skripsi.
    Ini nih, hal remeh tapi penting. Percaya atau enggak, dengan ngobrolin hal-hal yang berkaitan dengan skripsi, skripsi jadi berasa enteng dan enggak horor. Selain itu juga, inspirasi dan solusi sering juga muncul dari obrolan. Apalagi kalau ngobrolnya dengan alumni yang pinter, atau dengan dosen yang humble dan merakyat hehe.

Okay soub, sementara itu dulu aja deh. Sebenernya ada banyak lagi, cuma ya kadang tulisan kurang asyik kalau nyeritain secara lengkap. Mau tips-tips lengkap? Sambil ngopi aja deh hehe.

Penulis
Adib R

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s